RSS

5 Hal mengatasi Depresi

16 Nov

Membangun citra diri positif. Citra diri yang positif berasal dari bagaimana kita berpendapat mengenai diri sendiri. Untuk membangun yang positif ini diperlukan tiga hal:

  • Anda perlu menciptakan definisi, opini atau kesimpulan yang positif
  • Anda perlu melawan atau mengganti munculnya opini, definisi atau kesimpulan yang negatif
  • Anda perlu menciptakan alasan-alasan faktual, bukti nyata untuk mendukung kesimpulan positif yang Anda ciptakan. Misalnya hidup Anda membuat kesimpulan bukan hanya sebuah perasaan bahwa hidup Anda masih bermakna, baik untuk diri sendiri dan untuk orang lain.

Menjalankan perbaikan berkelanjutan yang nyata. Masa lalu sudah tidak bisa diubah, tapi masa depan masih terbuka lebar di depan Anda. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan :

  • Anda merencanakan program atau jadwal tentang apa yang perlu Anda lakukan, bukan program yang hanya berfantasi atau terlalu tinggi untuk diraih
  • Anda membuat target yang benar-benar ingin Anda raih sebagai bukti
  • adanya perbaikan dalam diri Anda, misalnya mendapatkan pekerjaan, dan sebagainya.
  • Anda merumuskan tujuan jangka pendek atau panjang yang ingin Anda wujudkan, seperti misalnya menyelesaikan kuliah, dan sebagainya.

Menggunakan ketidakpuasan. Hal ini dapat mengandung makna positif dan negative. Agar positif, dapat menggunakan ketidakpuasan itu sebagai motivasi unntuk menjalankan program atau target Anda dan membangun karakter yang lebih positif.

Memperbaiki hubungan.
Berkut wilayah hubungan yang perlu diperbaiki :

  • Hubungan dengan diri sendiri: control diri, meditasi, dan sebagainya.
  • Hubungan dengan orang lain : menjauhi manusia penyebab depresi, dan berdekatan dengan solusi depresi
  • Hubungan dengan Tuhan dan iman

Mengganti paham “perfection” menjadi “excellence”. Perfection adalah menuntut kesempurnaan, baik dari orang lain dan dari diri sendiri. Lalu excellence adalah mengusahakan kesempurnaan secara bertahap, perbaikan berkelanjutan. Perfection lebih dekat pada keyakinan yang tidak rasional, seperti adanya keyakinan Anda tidak mau gagal lagi, padahal kemungkinan untuk gagal itu selalu ada.

Menurut Susan Dunn, MA, perfeksionis dapat mengakibatkan hal-hal buruk yang antara lain adalah:

  • Membuat Anda menjadi orang kerdil yang sulit mempercayai orang lain.
  • Membuat Anda mengalami kesulitan dalam membuat keputusan atau sasaran hidup yang tepat
  • Membuat Anda terjebak pada isolasi diri
  • Membuat Anda menjadi orang yang takut menghadapi resiko hidup
  • Membuat Anda terjebak pada kesalahan dalam menilai diri
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: